APA SAJA TAHAPAN IBADAH UMROH

Apa Saja Tahapan Ibadah Umroh Yang Harus Di Jalani


Ibadah umroh kini menjadi ibadah yang banyak di lakukan muslim dan muslimah Indonesia saat ini, disamping tidak ada pembatasan kuota seperti ibadah haji yang harus menunggu lama, umroh juga berbiaya lebih murah di banding ibadah haji.

Kini ibadah yang banyak di sebut sebagai ibadah haji kecil semakin trend dilakukan oleh muslim baik tua maupun muda, jamaah bisa memilih berbagai paket ibadah umroh yang di tawarkan travel perjalanan dengan beragam harga, ada yang hanya sekedar menjalankan rukun umroh saja ada pula yang di tambahkan paket ziarah lainnya. 


Perbedaan antara Haji dengan umroh adalah jamaah umroh tidak pergi ke Arafah atau wukuf, tidak juga ke Mina dan Muzdalifah. Sebaliknya ibadah haji, jamaah wajib mengunjungi ketiga tempat tersebut karena masuk dalam rukun haji.
Jadi tahapan ibadah umroh terdiri dari melakukan ihram dan niat, thawaf, sai serta tahallul. Tahallul adalah menggunting rambut atau mencukur gundul kepala.

Rangkuman prosesi ibadah Umroh adalah sebagai berikut :

✓ Ihram

Ihram mempunyai arti niat secara formal untuk melaksanakan Umrah. Untuk berihram, seseorang harus mengganti pakaian dan mandi besar/ junub, untuk membersihkan diri dari semua kotoran. Laku jamaah pria mengganti pakaiannya dengan dua helai kain/ Rida dan Izar.
Untuk jamaah wanita boleh memakai pakaian apapun asal menutup tubuh dan kepala.

Selanjutnya melaksanakan shalat wajib atau melaksanakan shalat sunah dua rakaat. Setelah selesai, kita harus menghadap ke arah kiblat dan secara resmi jamaah memasuki ihram.
Jamaah dilarang menggunakam Parfum atau wewangian ketika menjalani ihram.

Di miqot kita jamaah melafalkan : “Labbaik Alloohumma bi ' Umroh” Setelah ini, jamaah mengucapkan Talbiyah “Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syariika laka labbaik. Innalhamda wan ni’mata, laka wal mulk, laa syariika lak” Disarankan untuk terus membaca Talbiyah dari saat memasuki Ihram sampai dengan pelaksanaan thawaf.

✓ Tawaaf/ mengelilingi Ka'bah.

Jamaah memasuki Masjidil Haram dengan kaki kanan terlebih dahulu dan mengucapkan: “Bismillaah wassalaatu wassalaam ‘ala Rasulullooh. Alloohummagfirli dzunuubi waftahli abwaaba rahmatika. A’udzuubillaahil’adzim wa bi wajhiil kariim wa bi sultaaniil ‘qadiim minashaytaanil rajiim”

Selanjutnya jamaah umroh dapat menyentuh Hajar Aswad dan memulai thawaf. thawaf di mulai dengan mengambil putaran mengelilingi Ka'bah, dengan posisi Ka'bah berada di sebelah kiri. Disarankan untuk tidak menyentuh kain Ka'bah ketika thawaf, karena mengandung wewangian dan bisa membatalkan Ihram anda.

Jamaah pria harus menjaga bahu kanannya tetap terbuka saat thawaf, yang dikenal sebagai Idtibaa. Hal ini dilakukan dengan menempatkan Ridaa di bawah ketiak kanan dan mengaitkannya ke bahu kiri. Jamaah pria juga harus berlatih 'raml' di tiga putaran pertama thawaf, yang berarti berjalan cepat dengan mengambil langkah kecil. Lalu Untuk putaran-putaran selanjutnya, mereka dapat berjalan dengan kecepatan normal. Sebanyak tujuh putaran thawaf.

Selanjutnya harus pergi ke Maqam Ibrahim dan mengucapkan bacaan : “Dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim (atau batu dimana Ibrahim berdiri ketika membangun Ka'Bah) sebagai tempat shalat (untuk sebagian sholatmu, seperti dua rakaat setelah thawaf mengelilingi Ka'bah di Mekkah)” (Quran 2:125)

Jamaah lalu melaksanakan sholat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim atau di bagian masjid yang lain. Pada rakaat pertama, yang dibaca adalah surat Al-Kafirun (109) dan untuk rakaat kedua, membaca surat Al-Ikhlas (112). Setelah melaksanakan sholat, kembali ke Hajar Aswad.

Kemudian berdoa dengan menghadapi Ka'bah, Doa yang dibaca boleh apapun sesuai keinginan. Menurut Hadist, Rasululloh (SAW) membaca doa sbb : “Laa ilaahaillalloh wahdahulaa shariikalah, lahulmulku, wa lahulhamdu, wa huwa ‘ala kulli shai’in qadiir. Laa ilaahaillalloh wahdah, anjaza wa’dah, wa nasara ‘abdah, wa hazamaa al-ahzaaba wahdah” (Sahih Muslim, 1218) Doa ini harus diulang sebanyak 3 kali.

Selanjutnya jamaah harus langsung turun ke Marwah dan berlari di antara lampu hijau. Jaraknya ditandai oleh dua tanda berwarna hijau . Jamaah berlari hingga mencapai tanda kedua lalu kembali berjalan biasa ke bukit Marwah dan mendakinya. Di sana, peziarah harus menghadap ke kiblat dan membaca apa yang dia baca di Safa. Setelah itu, peziarah harus turun lagi dan kembali menuju Safa. Setelah mencapai Safa, jamaah harus mengulangi apa yang ia lakukan pertama kali dan mengulanginya kembali ketika ia kembali ke Marwah sebanyak tujuh putaran.

✓ Tahallul /Mencukur rambut.

Bagian terlahir adalah jamaah umroh harus melakukan Tahallul, setelah menyelesaikan tujuh putaran sai, jamaah pria diwajibkan untuk mencukur rambut mereka atau memotong rambut mereka seluruhnya dengan panjang yang sama. Jamaah wanita harus memotong rambutnya sepanjang satu ruas jari.

Dengan menjalani proses terakhir ini, selesailah prosesi ibadah umroh yang kita jalani. Semoga bermanfaat, maaf jika ada kekeliruan. trims.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "APA SAJA TAHAPAN IBADAH UMROH"

Post a Comment