Menghadapi Fenomena Politisasi Agama

Menghadapi Fenomena Politisasi Agama

Kualitas berpolitik bangsa Indonesia semakin absurd belakangan ini, jika dunia politik pada zaman Orla bergelora dan lebih ideologis, di zaman orba berbeda lagi yakni sedikit mencekam dan menakutkan bagi rakyat kecil. Pendapat ini menurut sejarawan tentunya karena saya hanya mengalami masa orba dan masa sekarang ini.


Zaman sekarang politik tak ubahnya pasar bebas, ada politisi yang jualan tampang , ada yang jual popularitas semu, sangat sedikit yang menjual ide dan gagasan, walau gagasan sampah sekalipun. Janji janji politik seperti ocehan tak bermutu, karena bisa di ingkari tanpa ada sangsi apapun. Banyak pula yang mengandalkan uang baik itu berbentuk sembako ataupun sumbangan sosial yang bergambar politisi atau nomor partai tertentu.

Dan yang paling menyebalkan adalah agama menjadi jualan politik, dan yang memprihatinkan para Agamawan yang berdiri di berbagai pihak politik baik itu kubu pertahana maupun penantang sama sama mengklaim sebagai pihak yang paling benar dengan sikapnya. Ormas saling bersegi tegang, pemimpinnya saling menghujat, sedang umatnya kebingungan dengan sikap para pemimpin nya yang sudah silau dengan duniawi. Sungguh kenyataan yang membuat banyak orang yang skeptis dengan kebenaran agamanya masing masing.

Inilah kelemahan Islam yang sudah di prediksi semenjak dahulu kala, sedang terjadi dengan gamblang di Indonesia, bagaimana kita harus bersikap dengan ini semua, siapakah yang bisa menjadi panutan lagi. Sudahilah wahai para pemimpin umat, kami muak dengan aksi anda semua, berilah pesan damai di bumi Indonesia, jangan lah membakar rumah bersama , karena anda tidak hidup selamanya, anda akan di ingat sebagai pemimpin yang baik atau tidak dari tingkah laku anda semasa hidup, umat membutuhkan sosok sosok tauladan di negeri yang besar secara geografis tapi kerdil secara kedaulatan dan persatuan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menghadapi Fenomena Politisasi Agama"

Post a Comment